kau dan aku selalu untuk selamanyaa . .

kau dan aku selalu untuk selamanyaa . .

Minggu, 29 Juli 2012

Catatan hari kedua puasa by Giring Nidji

Catatan di Hari kedua bulan puasa

Tidak tahu mengapa tahun ini saya merasakan ketenangan menjalani ibadah puasa. Tidak ada rasa lapar dan haus, hanyalah kepasrahan dan niat yang luar biasa untuk berpuasa.

Tahun ini juga, anakku Zidane yang berumur 5 tahun memberikan inspirasi yang luar biasa untuk kita satu keluarga. Dipagi hari dia bangun untuk Sahur perdana dengan kita semua. Neneknya terus mengingatkan untuk makan yang banyak pas sahur. Tetapi karena dia terlalu mengantuk Soto dan nasi di mangkoknya tidak mampu dia habiskan.

Alhasil dari jam 12 siang dia sudah mulai gelisah karena lemas, lapar dan haus. Kita terus memotivasi dia untuk mencoba puasa full sampai Maghrib. Motivasi kita lakukan juga dengan cara memperbolehkan dia bermain PSVita baru saya. Kita coba alihkan perhatiannya. Tetapi itu hanya bertahan beberapa jam saja. Dia mulai mengeluh lagi, padahal waktu menunjukkan dua jam lagi Bedug Maghrib. Akhirnya kita usahakan dia untuk tidur dulu agar pas bangun dia bisa langsung berbuka puasa.

Satu jam sebelum berbuka dia terbangun dan meraung raung karena lemas dan kelaparan. Kita coba alihkan perhatiaanya dengan cara mengajaknya ke Alpha Mart yang didekat rumah kami dan memperbolehkan dia memilih eskrim dan snack pilihannya. Eh malah sampai sana dia malah minta pulang. Zidane saking lemasnya hanya bisa memikirkan berbuka puasa bahkan segala Ice Cream, Coklat, Snack dan makanan favoritenya tidak cukup mengalihkan pikirannya dari kelaparan.

Begitu Adzan Maghrib berkumandang kita semua berkumpul di meja makan dan bersorak sorai bergembira dan mengucapkan selamat kepadanya!! Satu rumah memberikan selamat dan mencium dia dan menyatakan bahwa dia membuat kami bangga. Dia diumur 5 tahun sudah berhasil berpuasa full! Pencapaian itu sepertinya tidak diperdulikan lagi, karena kolak, es kelapa muda, cendol sudah dengan cepatnya dia lahap bergantian. Aku bilang ke dia bahwa jangan makan nasi dulu setelah berbuka. Nikmati tajil dan langsung Sholat Maghrib dulu. Setelah Sholat dia malah tertidur lagi dengan pulas. Jam delapan malam dia terbangun dan kalap makannya. Hahahahaha semua yang ada di meja makan dia makan. Saya belum melihat tanda tanda bahwa dia bangga kepada dirinya sendiri akan pencapaiannya. Yang saya lihat hanyalah anak saya berumur lima tahun yang berhasil berpuasa penuh dan makan dengan lahap karena lapar.

Sahur hari kedua baru saja kita laksanakan. Dan kali ini Zidane lebih banyaj makan karena dia belajar dari pengalaman sehari sebelumnya. Kali ini dia lebih semangat dan persiapannya lebih mantap. Kebanggaan orang tua adalah bila anak mereka bisa menjadi manusia yang lebih hebat daripada mereka. Saya diumur lima tahun tidak mungkin berpuasa karena saya terlalu manja mungkin. Dan bila sedang sahur, mata kami hanya lima watt dan mengeluh kesah karena harus makan disaat sedang enak bermimpi.

Pagi ini hanyalah niat dan semangat yang saya lihat didalam mata Zidane !! Hebat !!

Zidane you are kind, you are smart you are important !!

And we are so proud of you Love :)


- Kutipan dari fanpage FB Giring Cynthia Zidane -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar