Catatan Ramadhan Hari ke 9
Apa jadinya dunia ini tanpa Internet. Tanpa World Wide Web?
Apa rasanya ngabuburit tanpa melihat status FB teman teman kamu atau
melihat apa yang sedang Trending Topic di Dunia? Bila dunia ini off line
terus kemungkinan percepatan zaman tidak akan terasa seperti sekarang
ini.
Manusia menjadi begitu ketergantungan dengan yang namanya Internet sampai yang jauh menjadi dekat
dan yang dekat menjadi jauh. Sering kali aku memperhatikan orang di
seluruh ruangan kalau lagi makan di sebuah restaurant. Sekarang orang
duduk di satu meja tetapi tidak ada interaksi satu sama lain tapi hanya
mengutak ngatik Gadget masing masing. Lebih memilkukan lagi bila yang di
meja tersebut adalah keluarga yang ibu dan bapaknya hanya main BB dan
anak anaknya dicuekkin.
Zaman sekarang kita akan jauh lebih
panik kalau ketinggalan Hand Phone atau gadget kita dibandingkan
ketinggalan dompet atau yang lainnya. 3G selalu menjadi idaman dan
tempat free WiFii menjadi incaran. Kalau logo berubah menjadi Edge dan
tidak 3G wuiiiiiiiiiiih rasanya wiwiwiwiwiwiw uring uringan.
Sekarang setiap aku baru kenalan dengan orang baru, pasti saya ditanya
pin BB saya. Saya langsung bilang ke dia. Saya sudah tiga tahun lebih
tidak pakai BB. Terus pasti mereka selalu nanya mengapa? Terus saya
bilang saya masih ingin menikmati hidup saya sendiri. Tanpa ada BBM,
tanpa adanya BB broadcast Message aku masih bisa hidup dan malahan
hidupku lebih nikmat. Apalagi terkadang suka lucu melihat orang yang
selalu mencari colokan untuk mengisi ulang baterai BB yang terkenal
sangat gampang habis. Dikit dikit chargeran dan colokan dicari.
Tidak hanya BB. Twitter dan Facebook juga merubah hidup kita sampai
sampai cara kita melihat orang ialah dari ukuran status dan followernya.
Sedangkan itu bukanlah tolak ukuran bagi aku. Bagi aku tolak ukuran
seorang manusia ialah dari bagaimana dia bisa berguna bagi manusia di
sekitarnya. Apakah dia bisa menginspirasikan orang untuk menjadi lebih
baik, apakah dia bisa ikhlas membantu orang lain, apakah dia bisa
menjadi anggota keluarga yang dibanggakan. Apakah kita bisa menjadi
manusia yang bangga dan bahagia setiap kali kita berkaca di cermin
setiap pagi? Apakah kita bisa menjadi Rahmatan Lil'Alamin ? Itu yang
menurut saya ialah tolak ukur seorang manusia.
Jadi sekarang nikmati hidupmu bukan lewat layar kaca Handphone atau BB mu. Nikmati hidup lewat mata dan hatimu ...
Selamat Liburan dan Selamat Berpuasa ...
Allah bless you guys :)
- Kutipan dari fanpage FB Giring Cynthia Zidane -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar